Jangan Suka
Melaknat Sesama Muslim
Dari Ibnu
Umar Radhiallahu’anhuma, Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda:
لا ينبغي للمؤمن
أن يكون لعانا
“Tidak patut bagi seseorang
mukmin untuk menjadi seorang pelaknat (tukang laknat)” (Adabul
Mufrad Imam Bukhari, riwayat no. 235)
Dari Abdullah ibnu Mas'ud berkata, Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda,
ليس
المؤمن بالطعان ولا اللعان ولا الفاحش ولا البذى
"Bukanlah seseorang dinamakan seorang yang
mukmin, yaitu orang yang suka menuduh orang lain, suka melaknat orang lain,
orang yang keji, dan orang yang tajam lidahnya." (Adabul Mufrad Imam
Bukhari, riwayat no. 237)
Abu Darda’ berkata,
قل النبي صلي الله عليه وسلم:أن اللعانين لا يكونون يوم
القيامة شهداء ولا شفعاء
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
'Sesungguhnya orang-orang yang sering melaknat, maka pada hari kiamat nanti
tidak akan menjadi saksi dan pemberi syafaat."' (Adabul Mufrad Imam
Bukhari, riwayat no. 240)
Abu Hurairah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda,
لا ينبغي
للصديق أن يكون لعانا
'Tidak patut bagi orang yang jujur menjadi
pelaknat."' (Adabul Mufrad Imam Bukhari, riwayat no. 241)
Hudzaifah berkata,
ما تلاعن قوم قط إلا حق عليهم اللعنة
"Tidaklah
suatu kaum saling melaknat, kecuali mereka pasti akan mendapatkan laknat
(Allah)." (Adabul Mufrad Imam Bukhari, riwayat no. 242)
Wallahu A’lam