Rabu, 23 Oktober 2013

Jangan Malas dalam Sholat

Malas dalam Sholat

Benih kemunafikan mungkin bisa merasuki kita dengan terjangkitnya rasa malas ketika waktu Sholat tiba:
"Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas" (Q.S An-Nisa: 142)

Al-Hafizh Ibu Katsir berkata:
الآية هذه صفة المنافقين في أشرف الأعمال وأفضلها وخيرها وهي الصلاة إذا قاموا إليها قاموا وهم كسالى عنها لأنهم لا نية لهم فيها ولا إيمان لهم بها لا خشية ولا يعقلون معناها
"Ayat ini memberikan gambaran sifat orang-orang munafik dalam melakukan amal yang paling mulia lagi paling utama, yaitu sholat. Jika mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan penuh kemalasan; karena tiada niat dan iman bagi mereka untuk melakukannya, tiada rasa takit, dan tidak memahami makna sholat yang sesungguhnya" (Tafsir Ibnu Katsir)

Bisa jadi sifat itu berada dalam diri kita ???
Ibnu Abbas Radhiallahu’anhuma berkata:
يكره أن يقوم الرجل إلى الصلاة وهو كسلان ولكن يقوم إليها طلق الوجه عظيم الرغبة شديد الفرح فإنه يناجي الله وإن الله تجاهه يغفر له ويجيبه إذا دعاه
“Makruh bagi seseorang berdiri untuk sholat dengan sikap yang malas, melainkan ia harus bangkit untuk menunaikannya dengan wajah yang berseri, hasrat yang besar, dan sangat gembira. Karena sesungguhnya dia akan bermunajat kepada Allah, dan sesungguhnya Allah berada di hadapannya, dan memberikan ampunan kepadanya jika dia berdoa kepada-Nya” (Tafsir Ibnu Katsir)

Wallahu A'lam