---- Renungan Tentang Sandal ----
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu, Rasulullah
Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda:
" لِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ
كُلَّهَا ، حَتَّى يَسْأَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ "
"Hendaklah salah seorang diantara kalian akan
benar-benar memohon kebutuhan kepada Rabnya dalam segala hal, hingga tali
sandal yang putus pun ia akan memohon kepada-Nya." (Musnad Abu Ya’la, no.
3403; Ibnu Hibban no. 866)
Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu, Rasulullah Sholallahu’alaihi
wa sallam bersabda:
الْجَنَّةُ أَقْرَبُ إِلَى أَحَدِكُمْ مِنْ
شِرَاكِ نَعْلِهِ وَالنَّارُ مِثْلُ ذَلِكَ
"Surga itu lebih dekat kepada salah seorang dari kalian
dari tali sandalnya dan neraka pun demikian." (HR. Bukhari no. 6488)
Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiallahu’anhu, Rasulullah
Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَقُومُ
السَّاعَةُ حَتَّى تُكَلِّمَ السِّبَاعُ الْإِنْسَ وَحَتَّى تُكَلِّمَ الرَّجُلَ عَذَبَةُ
سَوْطِهِ وَشِرَاكُ نَعْلِهِ وَتُخْبِرَهُ فَخِذُهُ بِمَا أَحْدَثَ أَهْلُهُ مِنْ بَعْدِهِ
"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangannya, tidaklah
kiamat terjadi hingga binatang-binatang buas berbicara kepada manusia, hingga
ujung cambuknya, tali sendalnya berbicara pada orang dan hingga lututnya
memberitahukan padanya apa yang dilakukan keluarganya sepeninggalnya."
(HR. Tirmidzi no. 2181 )
Abu Bakar Radhiallahu’anhu berkata:
كُلُّ امْرِئٍ مُصَبَّحٌ فِي أَهْلِهِ
وَالْمَوْتُ أَدْنَى مِنْ شِرَاكِ نَعْلِهِ
“Setiap jiwa bangun di pagi hari pada keluarganya, padahal
kematian lebih dekat dari tali sandalnya” (Shohih Bukhari no. 1889)
Wallahu A’lam
